Karawang (Senin, 30 Juni 2025) – Pengadilan Negeri Karawang Kelas IB terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja aparatur melalui kegiatan rutin Rapat Evaluasi Kinerja yang dilaksanakan pada bulan Juni 2025. Rapat ini merupakan bentuk akuntabilitas dan kontrol internal atas pelaksanaan tugas dan fungsi selama bulan Juni 2025, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar bagian.
Bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Karawang dan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Karawang, Bapak Ahmad Shuhel Nadjir, S.H., M.H., kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional, Staf, CPNS serta PPNPN Pengadilan Negeri Karawang. Dalam rapat ini, masing-masing unit kerja menyampaikan laporan capaian kinerja, kendala yang dihadapi, serta strategi tindak lanjut untuk peningkatan kinerja di bulan berikutnya.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kerja, dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan Pemberian Reward Pegawai Berkinerja Terbaik untuk periode bulan Mei 2025. Pegawai yang terpilih dinilai berdasarkan kedisiplinan, etos kerja, tanggung jawab, serta kontribusinya dalam mendukung pelayanan publik dan internal lembaga.
Dengan adanya evaluasi berkala dan pemberian penghargaan ini, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Negeri Karawang semakin termotivasi untuk bekerja secara profesional, transparan, dan berintegritas, sejalan dengan prinsip “BerAKHLAK” dan semangat mewujudkan peradilan yang agung.
Karawang, 26 Juni 2025 – Suasana penuh khidmat dan kehangatan menyelimuti Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Karawang pada hari Rabu, 26 Juni 2025, dalam rangkaian acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Panitera baru, Bapak Anung Handono, S.H. Acara ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan institusi peradilan di Karawang, sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan pelayanan hukum yang berintegritas.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Karawang, Bapak Ahmad Shuhel Nadjir, S.H., M.H., yang secara resmi mengangkat dan melantik Bapak Anung Handono, S.H. sebagai Panitera Pengadilan Negeri Karawang yang baru. Prosesi pelantikan berlangsung dengan tertib dan sakral, diawali dengan pembacaan surat keputusan, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara pelantikan.
cara ini dihadiri oleh seluruh Keluarga Besar Pengadilan Negeri Karawang, termasuk para hakim, pejabat struktural dan fungsional, staf kepaniteraan, serta pegawai di lingkungan Pengadilan Negeri Karawang. Turut hadir pula tamu undangan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Karawang yang menjadi mitra strategis dalam berbagai kegiatan layanan peradilan, serta keluarga besar dari Bapak Anung Handono yang memberikan dukungan moril pada momen bersejarah ini.
Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Negeri Karawang menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar kepada pejabat yang baru dilantik. Beliau menekankan pentingnya tanggung jawab dan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas sebagai panitera, yang merupakan ujung tombak dalam penyelenggaraan administrasi perkara dan pelayanan publik di lingkungan pengadilan.
“Panitera memiliki peran strategis dalam memastikan proses peradilan berjalan sesuai asas cepat, sederhana, dan biaya ringan. Oleh karena itu, saya berharap Bapak Anung Handono dapat menjalankan amanah ini dengan penuh integritas, profesionalisme, dan semangat pelayanan yang tinggi,” ujar beliau dalam sambutannya.
Pelantikan ini tidak hanya menjadi simbol pergantian jabatan, tetapi juga penanda komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan transparansi di lingkungan Pengadilan Negeri Karawang. Kehadiran keluarga serta para kolega menjadi bentuk dukungan moral yang memperkuat semangat pengabdian bagi pejabat yang baru dilantik.
Setelah prosesi pelantikan, acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat, sesi foto bersama, dan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Momen ini sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi antar pegawai dan tamu undangan, memperkuat semangat kolaborasi dan kekompakan dalam lingkungan kerja.
Dengan pelantikan ini, diharapkan Panitera baru dapat segera beradaptasi, bersinergi dengan seluruh elemen pengadilan, serta turut membawa energi baru dalam mendukung terwujudnya sistem peradilan yang modern, bersih, dan berkeadilan di Pengadilan Negeri Karawang.
Jakarta, 20 Juni 2025 – Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia kembali menggelar Perisai Badilum Episode ke-7, sebuah pertemuan rutin dan sarasehan interaktif yang diadakan secara daring. Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam membangun budaya diskusi serta mendorong pemikiran kritis bagi para hakim dan tenaga teknis di lingkungan peradilan umum di seluruh Indonesia.
Pada episode kali ini, Perisai Badilum mengangkat tema “Pemidanaan dalam Paradigma Baru: Pedoman Pemidanaan dan Alasan Penghapus Pidana dalam KUHP Nasional”. Tema ini menjadi sangat relevan dalam menyikapi perubahan fundamental dalam sistem hukum pidana nasional yang tengah memasuki era baru.
Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini menghadirkan narasumber terkemuka, Prof. Harkristuti Harkrisnowo, S.H., M.A., Ph.D., Guru Besar Hukum Pidana dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Diskusi dipandu oleh Mustamin, S.H., M.H., Hakim Yustisial Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, yang bertindak sebagai host dan moderator.
Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, H. Bambang Myanto, S.H., M.H., menekankan pentingnya peningkatan wawasan dan pemahaman hukum pidana baru bagi seluruh aparatur peradilan. Beliau menuturkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi upaya konkret dalam memperkuat kesiapan peradilan umum untuk menghadapi tantangan implementasi KUHP Nasional.
Diskusi yang digelar secara interaktif ini mendapat respons positif dan antusias dari para peserta yang terdiri dari hakim dan tenaga teknis peradilan umum di seluruh Indonesia. Peserta secara aktif terlibat dalam sesi tanya jawab yang memungkinkan terjadinya tukar pendapat langsung dengan narasumber.
Dengan terselenggaranya Perisai Badilum Episode ke-7, diharapkan para aparatur peradilan semakin siap dalam memahami dan menerapkan ketentuan pemidanaan sesuai dengan paradigma baru, serta terus berkontribusi dalam mewujudkan peradilan yang adil, berkualitas, dan terpercaya bagi masyarakat.
Karawang, 9 Juni 2025 — Suasana halaman kantor Pengadilan Negeri (PN) Karawang tampak berbeda dari biasanya pada Senin pagi, 9 Juni 2025. Hiruk pikuk aktivitas para pegawai dan panitia kurban, alunan takbir yang menggema, dan antusiasme masyarakat yang datang sejak pagi menandai dimulainya rangkaian kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.
Tahun ini, PN Karawang kembali melaksanakan ibadah kurban dengan menyembelih dua ekor sapi dan tiga ekor kambing. Hewan-hewan kurban tersebut merupakan hasil dari iuran bersama para hakim, pegawai, serta pimpinan lembaga yang berkomitmen menjaga tradisi kebaikan ini setiap tahunnya. Bagi keluarga besar PN Karawang, Iduladha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan ikatan kemanusiaan.
Makna Kurban di Lingkungan Peradilan
Acara dibuka dengan sambutan oleh Ketua Pengadilan Negeri Karawang, Bapak Ahmad Suheil Najir, S.H., M.H., yang menekankan pentingnya menjadikan momen kurban sebagai sarana pembelajaran spiritual dan sosial.
“Kurban adalah simbol pengorbanan, keikhlasan, dan bentuk nyata kepedulian. Di tengah kesibukan menjalankan tugas peradilan, kita tidak boleh melupakan tugas kemanusiaan dan tanggung jawab sosial kita. Melalui kegiatan ini, kita hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari mereka,” ujar beliau dalam sambutannya.
Usai pembukaan, proses penyembelihan dilakukan secara bertahap oleh tim penyembelih profesional, dengan memperhatikan kaidah syariat Islam dan prinsip animal welfare. Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan ibadah kurban tersebut, di mana seluruh rangkaian dilakukan dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Gotong Royong dan Kekompakan Pegawai
Yang menarik, keterlibatan para pegawai tidak terbatas pada partisipasi sebagai pekurban saja. Sejak pagi, seluruh bagian—mulai dari kepaniteraan, kesekretariatan, hingga tenaga pendukung lainnya—turut serta menjadi bagian dari panitia. Mereka bahu-membahu dalam proses pemotongan, pengemasan, hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat.
Para pegawai terlihat bekerja dengan penuh semangat dan kekompakan. Suasana kerja sama yang terjalin menunjukkan bahwa ibadah ini bukan sekadar urusan spiritual, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi di antara sesama pegawai. “Ini bukan hanya tentang menyembelih dan membagi daging. Tapi tentang kebersamaan, tentang hadir untuk orang lain,” ujar salah satu panitia dari bagian umum.
Distribusi Daging: Dari PN Karawang untuk Masyarakat
Setelah proses penyembelihan dan pengemasan selesai, panitia kurban membagikan lebih dari 250 paket daging kepada warga di sekitar lingkungan kantor. Pendistribusian dilakukan secara sistematis dan tertib melalui sistem kupon, guna menghindari kerumunan dan memastikan bahwa bantuan sampai tepat sasaran.
Penerima manfaat kurban kali ini terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk petugas kebersihan, tukang ojek, pedagang kaki lima, serta beberapa panti asuhan, pesantren, dan lembaga sosial yang telah terlebih dahulu dihubungi oleh panitia. Banyak warga menyambut pembagian daging ini dengan antusias dan rasa syukur. Beberapa bahkan menyampaikan apresiasi secara langsung kepada pihak PN Karawang atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. “Kami sangat senang dan merasa diperhatikan. Terima kasih kepada bapak-ibu dari pengadilan yang sudah berbagi di hari raya ini,” ujar salah satu warga penerima paket.
Budaya Kelembagaan yang Mengakar
Kegiatan kurban di PN Karawang bukanlah kegiatan seremonial semata. Ini adalah bagian dari tradisi organisasi yang mencerminkan nilai-nilai integritas, empati, dan pelayanan publik. Kurban menjadi momen reflektif yang memperkuat peran pengadilan tidak hanya sebagai institusi hukum, tetapi juga sebagai entitas yang peduli terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitarnya.
Bagi para pegawai baru, kegiatan ini menjadi kesempatan emas untuk mengenal lebih dalam budaya kerja lembaga. Tidak sedikit dari mereka yang mengungkapkan rasa bangga karena bisa ikut terlibat langsung dalam kegiatan sosial seperti ini. “Saya merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar. Ini pengalaman pertama saya ikut panitia kurban dan ternyata sangat berkesan,” ungkap salah satu CPNS yang baru saja bertugas.
Harapan ke Depan
Menutup kegiatan, panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan kurban tahun ini. Ketua Pengadilan Negeri Karawang berharap agar kegiatan serupa terus dilestarikan dan bahkan dikembangkan menjadi bagian dari program sosial rutin lembaga.
“Semoga semangat kurban ini menjadi pemantik bagi kegiatan-kegiatan kebaikan lainnya. Kita ingin pengadilan tidak hanya menjadi tempat orang mencari keadilan hukum, tetapi juga tempat yang menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar beliau menutup rangkaian acara.
Karawang (Senin, 02 Juni 2025) – Pengadilan Negeri Karawang menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (2/6), bertempat di halaman kantor Pengadilan Negeri Karawang. Upacara ini diikuti oleh seluruh jajaran hakim, pejabat struktural, staf, calon hakim serta para PPNPN Pengadilan Negeri Karawang.
Wakil Ketua Pengadilan Negeri Karawang, Natalia Maharani, S.H.,M.Hum, bertindak selaku pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas sebagai aparatur penegak hukum.
Pelaksanaan upacara berjalan khidmat dan lancar, ditutup dengan doa bersama dan penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah memperjuangkan kemerdekaan dan dasar negara Indonesia.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”, sebagai pengingat akan peran penting Pancasila dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.
Dengan semangat Hari Lahir Pancasila, Pengadilan Negeri Karawang berkomitmen untuk terus meningkatkan integritas dan pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya sistem peradilan yang adil, transparan, dan berwibawa.
Karawang, [Rabu, 28 Mei 2025] — Kegiatan Pembinaan, Pengawasan Daerah, dan Assesmen Sertifikasi Mutu Pengadilan Unggul dan Tangguh (AMPUH) yang dilaksanakan oleh Tim Pengadilan Tinggi Bandung di Pengadilan Negeri Karawang resmi ditutup pada pukul 15.00 WIB, bertempat di ruang sidang utama.
Penutupan kegiatan diawali dengan penyampaian hasil evaluasi dan temuan oleh Tim Pengadilan Tinggi Bandung yang dipimpin oleh Moch. Mawardi, S.H.,M.H selaku Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Bandung. Dalam pemaparannya, Tim menyampaikan apresiasi atas keterbukaan, kerja sama, dan kesiapan seluruh jajaran Pengadilan Negeri Karawang dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.
Ketua Pengadilan Negeri Karawang, Ahmad Shuhel Nadjir, S.H.,M.H dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim Pengadilan Tinggi Bandung atas bimbingan dan pengawasan yang telah diberikan. Ia juga menegaskan bahwa seluruh temuan, rekomendasi, serta masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.
Kegiatan AMPUH selama 1 (satu) hari ini mencakup pembinaan terhadap aparatur pengadilan, pengawasan administratif dan teknis yustisial, serta assesmen terhadap implementasi standar mutu layanan peradilan. Tujuan akhirnya adalah untuk menciptakan lembaga peradilan yang memiliki integritas tinggi, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dan memenuhi standar pelayanan prima.
Penutupan ini ditandai dengan penyerahan dokumen hasil pengawasan dan assesmen dari Tim Pengadilan Tinggi Bandung kepada Ketua Pengadilan Negeri Karawang, serta sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas lembaga peradilan.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, Pengadilan Negeri Karawang bertekad untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan berkelanjutan guna mewujudkan visi sebagai peradilan modern yang unggul dan terpercaya.
Karawang, [Rabu, 28 Mei 2025] — Pengadilan Negeri Karawang menerima kunjungan dari Tim Pengadilan Tinggi Bandung dalam rangka kegiatan Pembinaan, Pengawasan Daerah, dan Assesmen Sertifikasi Mutu Pengadilan Unggul dan Tangguh (AMPUH). Kegiatan ini secara resmi dibuka pada pukul 09.00 WIB bertempat di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Karawang. Kegiatan pembukaan diawali dengan sambutan dari Ketua Pengadilan Negeri Karawang, Ahmad Shuhel Nadjir, S.H.,M.Hum. yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim dari Pengadilan Tinggi Bandung serta pentingnya kegiatan ini dalam upaya peningkatan kualitas layanan peradilan dan integritas lembaga.
Tim dari Pengadilan Tinggi Bandung dipimpin langsung oleh Bapak Dr. Wayan Karya, S.H.M.Hum selaku Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bandung, yang menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan AMPUH, yaitu untuk memastikan bahwa standar mutu pelayanan publik dan manajemen peradilan di Pengadilan Negeri Karawang telah memenuhi kriteria Pengadilan Unggul dan Tangguh, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Kegiatan AMPUH ini mencakup tiga aspek utama, yaitu:
1. Pembinaan, sebagai sarana penyampaian kebijakan terbaru dan penguatan pemahaman tugas pokok dan fungsi aparatur peradilan.
2. Pengawasan Daerah, untuk menilai kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, administrasi perkara dan umum, serta implementasi zona integritas.
3. Assesmen Sertifikasi Mutu, sebagai bagian dari evaluasi kinerja satuan kerja dalam upaya mewujudkan peradilan yang bersih, transparan, dan berintegritas tinggi.
Selama kegiatan berlangsung, dilakukan peninjauan langsung ke berbagai unit kerja di lingkungan Pengadilan Negeri Karawang, wawancara dengan aparatur, serta pemeriksaan dokumen pendukung.
Diharapkan melalui kegiatan ini, Pengadilan Negeri Karawang dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, serta menjadi salah satu satuan kerja peradilan yang unggul, tangguh, dan berintegritas.
Karawang (Selasa, 27 Mei 2025) – Pengadilan Negeri Karawang melaksanakan Sosialisasi Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Salinan Tata Cara Penyelesaian Permohonan Dan Pemberian Restitusi Dan Kompensasi Kepada Korban Tindak Pidana, dengan Narasumber Bapak Ahmad Shuhel Nadjir, S.H., M.H. Ketua Pengadilan Negeri Karawang. Pada PERMA Nomor 1 Tahun 2022 berlaku untuk permohonan restitusi dan kompensasi atas beberapa tindak pidana, seperti pelanggaran hak asasi manusia, erorisme, perdagangan orang, diskriminasi ras dan etnis, dan tindak pidana terkait anak. Tujuan sosialisasi ini meningkatkan pemahaman dan penerapan konsep keadilan restoratif.
Karawang (Senin, 26 Mei 2025) – Pengadilan Negeri Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan birokrasi bersih dan pelayanan prima melalui pelaksanaan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2025. Rapat ini berlangsung di ruang Sidang Utama dan dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, para hakim, Panitera, Sekretaris, serta seluruh koordinator dan anggota tim pembangunan ZI.
Rapat dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Karawang, Bapak Ahmad Shuhel Nadjir, S.H.M.H. yang dalam arahannya menyampaikan pentingnya peran aktif seluruh jajaran dalam memastikan bahwa program pembangunan Zona Integritas tidak hanya berjalan administratif, namun juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain membahas capaian dan realisasi program, rapat ini juga menjadi forum untuk mengidentifikasi hambatan serta merumuskan solusi dan strategi percepatan implementasi ZI, terutama dalam menghadapi penilaian internal maupun eksternal dari Tim Penilai Nasional.
Dengan dilaksanakannya Monev ini, Pengadilan Negeri Karawang berharap dapat menjaga semangat reformasi birokrasi dan terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel, sebagai langkah nyata menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Karawang (Senin, 26 Mei 2025) – Pengadilan Negeri Karawang mengadakan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Asesmen Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas (AMPUH) Tahun 2025 sebagai bagian dari upaya konsisten dalam menjaga dan meningkatkan kualitas implementasi reformasi birokrasi serta pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Kegiatan rapat dilaksanakan di ruang Sidang Utama dan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Karawang, serta dihadiri oleh Wakil Ketua, para hakim, Panitera, Sekretaris, koordinator area pembangunan ZI, dan seluruh tim AMPUH PN Karawang.
Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan menegaskan pentingnya asesmen AMPUH sebagai instrumen untuk mengukur sejauh mana pelaksanaan reformasi birokrasi telah dijalankan secara optimal, akuntabel, dan berdampak nyata terhadap peningkatan pelayanan publik di lingkungan peradilan.
“Asesmen AMPUH bukan sekadar pengisian dokumen, tetapi bentuk komitmen kita dalam memastikan setiap aspek tata kelola berjalan transparan, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat pencari keadilan,” ujar beliau.
Rapat ini juga membahas hasil monitoring sementara dari pelaksanaan AMPUH tahun berjalan, termasuk capaian di setiap area perubahan seperti manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem SDM, akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas layanan publik.
Melalui rapat Monev AMPUH ini, diharapkan seluruh jajaran Pengadilan Negeri Karawang dapat terus menjaga semangat perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dalam memberikan pelayanan hukum yang unggul, transparan, dan berintegritas kepada masyarakat.